Kementerian Pertanian, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), melalui surat nomor B-6210/LB.300/H.1/11/2025 Tanggal 07 November 2025 mengundang PT Bukitmas Agritech International sebagai mitra resmi Kementerian Pertanian dalam Temu Bisnis dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Sistem Perbenihan Hortikultura Menuju Swasembada Benih”.
Acara tersebut dihadiri oleh pakar perbenihan Prof. Dr. Ir. Sobir, M.Si (IPB), Bapak Dr. Pramma Yufdy dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), para anggota dan ketua asosiasi perbenihan HORTINDO, ASBENINDO, ASBINDO, IPBH, Penangkar Bawang Mewah, Penangkar Tanaman Hias, Bapak Abas Alibasyah selaku perwakilan dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat (BPSBTPH JABAR), Bapak Langgeng Muhono, S.P., M.P, selaku Ketua Kelompok Pengawasan Mutu Benih (Direktorat Perbenihan Hortikultura), Ibu Nuning Nugrahani, S.Pt., M.Si selaku Kepala Balai Pengelola Hasil Perakitan, Standardisasi dan Modernisasi Pertanian, Bapak Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.T.P., M.P. selaku Kepala Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Sayuran, Ibu Dr. Ir. Erna Suryani, M.Si selaku Kepala Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Hias, Ibu Yunimar, S.Si., M.Si selaku Kepala Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Buah Tropika, Perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, dan masih banyak tamu undangan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.
Acara dipimpin langsung oleh Ibu Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP., M.Si. selaku Kepala Pusat BRMP Hortikultura Kementerian Pertanian. Beliau membuka sekaligus menyampaikan data varietas hortikultura yang dimiliki BRMP Hortikultura dan membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak terutama pihak swasta sehingga hasil riset yang dimiliki BRMP Hortikultura semakin dikenal oleh masyarakat luas. Setelah acara tersebut, Beliau membuka sesi diskusi kepada seluruh tamu undangan khususnya diskusi seputar pemaksimalan penggunaan hasil riset BRMP Hortikultura dan hal apa yang bisa didukung dari instansi tersebut.
Ketua Umum HORTINDO (Asosiasi Produsen Benih Hortikultura Indonesia) saat ini adalah Ibu CH Atik Setyawati, SP., MP. Memberikan masukan kepada BRMP Hortikultura, khusunya Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Sayuran untuk menyediakan aksesi/galur kepada produsen-produsen benih kecil sehingga mampu berinovasi dengan modal terbatas untuk mengedarkan benih lokal. Kondisi tersebut akan memberikan ruang sekaligus peluah bagi pelaku usaha benih hortikultura kecil-pemula bisa tumbuh dan berkembang.
Bapak Abdul Hamid Fauzie dari ASBENINDO, memberikan wawasan seputar dunia perbenihan di Thailand, Jepang, dan negara-negara tetangga bahwa proses pelepasan varietas unggul dilakukan dengan cepat dan tepat oleh permerintah mereka. Beliau mendorong Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Sayuran, (dahulu dikenal sebagai Balitsa) yang memiliki fasilitas dan lahan lengkap bisa digunakan sebagai sarana penelitian sekaligus pelepasan varietas tanaman sayuran satu pintu, sehingga proses pelepasan tidak memerlukan waktu lama. Dengan demikian, kondisi ini akan mendorong tumbuhnya sektor perbenihan hortikultura dengan hasil benih lokal.
Pakar perbenihan Prof. Dr. Ir. Sobir, M.Si (IPB), menerangkan bahwa industri perbenihan hortikultura sangat kompetitip sehingga kecepatan proses breeding merupakan suatu hal yang sangat penting.
Gede Deny Kharisman, Direktur PT Bukitmas Agritech International, menjelaskan bahwa selama ini perannya sebagai market seeker dengan menjual benih merek TJAP BUKITMAS dimana 70% penjualan benih perusahaan adalah benih dari varietas milik BRMP Hortikultura dan terbukti perushaan masih bisa eksis sampai saat ini. Kondisi teresbut dikonfirmasi oleh Bapak Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.T.P., M.P. selaku Kepala Balai Pengujian dan Perakitan Tanaman Sayuran, dijelaskan bahwa PT Bukitmas Agritech International telah melisensi 4 varietas PVT (termasuk varietas BRMP Biogen) dan 7 varietas publik domain milik BRMP Hortikultura.

