Fokus Group Discussion (FGD) Perbenihan Hortikultura Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat oleh Tim Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Admin | 15 November 2023 | 96 kali

Fokus Group Discussion (FGD) Perbenihan Hortikultura  Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat oleh Tim  Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Melalui surat dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat (BPSBTPH Jawa Barat) tanggal 15 November 2023, Gede Deny Kharisman selaku Direktur PT Bukitmas Agritech International diundang dalam acara Fokus Group Discussion (FGD) Perbenihan Hortikultura. Tujuan acara ini adalah menindaklanjuti kunjungan Tim  Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) melalui FGD dan wawancara dalam hal evaluasi kinerja lembaga perbenihan. Acara di gelar di Hotel California Bandung, JL. Wastukencana No.48 Kota Bandung.

Acara dihadiri oleh Bapak M. Rizal Taufikurahman selaku  Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, Bapak Miftah Koordinatior Pengawas Benih Tanman (PBT) dan  pejabat perwakilan dari  BPSBTPH Jawa Barat, petani penangkar benih bawang merah dan bawang putih Kab. Bandung Bpk. Ujang Margana, petani penangkar benih kentang Kab. Bandung Bpk. Hasan Nurdin, petani penangkar jeruk dan alpukat Kab. Garut Bpk. Reza Mulyana, petani penangkar benih mangga Kab. Majalengka  Bpk. Wahidin, petani penangkar durian Kab. Majalengka Bpk. Uba Surba, dan perwakilan kelompok Tani Majalengka Bpk. Mursa.

Bpk. Gede Deny Kharisman, perwakilan PT Bukitmas Agritech International, menyampaikan beberapa informasi bahwa Benih Tjap Bukitmas cukup diminati untuk kepentingan penelitian  penyusunan skripsi/tugas akhir  di kalangan mahasiswa khusunya jurusan pertanian karena benihnya berlabel  hasil sertifikasi BPSBTPH Jawa Barat sebagai syarat kelulusan sebagai sarjana pertanian. Bpk. Reza Mulyana  penangkar jeruk dan alpukat (Varietas Sindangreret) memberikan masukan kepada lembaga perbenihan agar regulasi perbenihan di Indonesia lebih up to date, terutama regulasi teknologi perbanyakan benih secara vegetatif mengingat kemajuan teknologi perbanyakan benih di negara maju sudah tergolong canggih dimana teknologi-teknologi tersebut belum terakomodasi di regulasi perbenihan kita. Selain itu ada Bpk. Ujang Margana (penangkar benih bawang merah dan bawang putih) memberikan masukan kepada pihak BPSBTPH Jabar untuk lebih konsen dengan perbenihan bawang  merah/putih karena selama ini perbenihan bawang merah hanya terkonsentrasi di Jawa Timur.

Diskusi acara ini sungguh menarik untuk disimak dan dicermati  karena dihadiri oleh pelaku perbenihan di lapangan sehingga acara ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk kita semua , khusunya pihak pemerintah dan  stakeholder perbenihan.

Setelah acara tersebut diatas, di hari yang berbeda , Bapak M. Rizal Taufikurahman selaku Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF dan staff  melakukan kunjungan ke gudang dan kantor PT Bukitmas Agritech International di Cibinong Kab Bogor dengan agenda diskusi dan sharing mengenai prospek pertanian di Indonesia sesuai data yang dimiliki INDEF.